Kepala PM-PTSP Kota Metro Memberikan Penyuluhan Layanan Perizinan Dan Non Perizinan

Kota Metro-Kepala PM-PTSP kota Metro memberikan Penyuluhan Layanan Perizinan dan Non Perizinan Kota Metro Tahun 2023 yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Barat, Kamis (08/06/2023).

Asisten I Kota Metro diwakili oleh Kepala Dinas PM-PTSP Kota Metro Deni Sanjaya menuturkan bahwa kegiatan hari adalah untuk memberikan informasi kepada para pengusaha yang ada di Kota Metro terkait Layanan Perizinan dan Non Perizinan Kota Metro.

“Pemerintah Kota Metro Tahun 2022 akhir tahun pada tanggal 28 November melakukan launching Mall Pelayanan Publik dan di tanggal 5 Desember kita melakukan peresmian secara resmi Mall Pelayanan Publik Kota Metro di Istana Negara bersama Bapak Wakil Presiden, “ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut Kepala PM-PTSP Kota Metro juga memastikan para pengusaha yang hadir mengetahui keberadaan Mall Pelayan Publik Kota Metro yang berlokasi di Jl. AH Nasution No.7, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.

“Perpindahan Kantor PM-PTSP Kota Metro merupakan upgrade yang dilakukan oleh PM-PTSP sesuai dengan konsep Presiden Jokowi baru yaitu memberikan pelayanan yang mudah tanpa harus bertemu secara langsung untuk mengurangi adanya gratifikasi dan pungli, ” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Deni Sanjaya juga memperkenalkan gerakan Program NASI KETAN (Pelayanan Khusus Disabilitas, Kelompok Rentan dan Tenaga Kesehatan) yang merupakan sebuah inovasi pelayanan perizinan dan non perizinan yang memberikan fasilitas khusus bagi pengguna layanan disabilitas, kelompok rentan dan tenaga kesehatan.

“Untuk disabilitas kita bekerjasama dengan Kecamatan, Kelurahan, Pamong, RT/RW, Kelompok-kelompok atau Organisasi, pemerhati teman-teman disabilitas dan sekolah-sekolah dengan memberikan laporan ke PM-PTSP dan akan dilanjutkan dengan door to door, “bebernya.

Tak hanya itu, Dinas PM-PTSP Kota Metro juga akan bekerjasama dengan Dinas Catatan Sipil Kota Metro untuk memberikan pelayanan yang terkait dengan administrasi kependudukan kepada disabilitas dan kelompok rentan.

“Mudah-mudahan dengan adanya terobosan ini tidak hanya akan menjadi sebuah inovasi yang hanya sesat tetapi bisa berlanjut dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Metro, kami mau semua element masyarakat mendapatkan fasilitas yang sama walaupun ada keterbatasan disabilitas dan kelompok rentan, “terangnya.

Deni Sanjaya berharap melalui mall pelayanan publik dan program NASI KETAN dapat mempermudah masyarakat kota metro dalam mengurus perizinan dan non perizinan.

Sementara itu, Camat Metro Barat Triono mengucapkan terimakasih kepada PM-PTSP Kota Metro yang telah mempercayakan Kecamatan Metro Barat untuk menjadi tempat sosialisasi untuk masyarakat Kecamatan Metro Barat mendapatkan informasi yang jelas tentang keberadaan, fungsi, dan tujuan adanya Mall Pelayanan Publik.

“Sosialisasi ini adalah sifatnya menyebarkan informasi atau pemberitahuan tentang fungsi Mall Pelayanan Publik dan tujuannya adalah untuk mempermudah kita semua dalam memperoleh perizinan maupun non perizinan seperti NIB, PBB, dan izin yang lain. Sementara itu untuk non perizinan seperti KTP, sertifikat halal dan lain-lain yang tidak perlu lagi ke tempat yang berbeda karena sudah dijadikan satu di Mall Pelayanan Publik, “ungkapnya (Danang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *